home icon
search icon
menu icon

> Berita > USU Peduli Survei dan Serahkan Bantuan Pascabanjir di Desa Muara Huta Raja

USU Peduli Survei dan Serahkan Bantuan Pascabanjir di Desa Muara Huta Raja

Dipublish Pada

24 Januari 2026

Dipublish Oleh

MUHASSANAH NASUTION

Satgas USU Peduli melanjutkan rangkaian kegiatan survei, diskusi, dan penyaluran bantuan sebagai respons terhadap dampak banjir di Desa Muara Huta Raja, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada tanggal 20 dan 22 Januari 2026. Survei ini melibatkan mahasiswa, dosen, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Satgas USU Peduli juga mendatangi SDN 100904 Muara Huta Raja untuk mebahas terkait kondisi sekolah di sana.

MEDAN – HUMAS USU PEDULI: Satuan Tugas Bencana Universitas Sumatera Utara (USU) melaksanakan rangkaian kegiatan survei, diskusi, dan penyaluran bantuan sebagai respons terhadap dampak banjir di Desa Muara Huta Raja, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Selasa (20/1) dan Kamis (22/1), yang melibatkan mahasiswa, dosen, perangkat desa, serta masyarakat setempat.

Tim USU Peduli pada Selasa (20/1) malam pukul 18:19 WIB melakukan survei dan diskusi bersama kepala desa dan warga. Tim terdiri dari lima mahasiswa dan dua dosen melakukan koordinasi terkait rencana pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas kondisi desa pasca bencana, khususnya melemahnya sarana dan prasarana. Diskusi tersebut menunjukkan perlunya dilakukan FGD dengan beberapa tokoh masyarakat, tokoh agama dan perwakilan perempuan yang direncanakan akan dilaksanakan keesokan harinya bersama sekretaris desa.

Pada Kamis (22/1) pukul 12:40 WIB, tim USU Peduli melanjutkan kegiatan dengan melakukan diskusi dan pengamatan pasca bencana di SDN 100904 Muara Huta Raja dengan Syaripuddin Siregar selaku kepala sekolah, Syaripuddin menyampaikan, bahwasanya kondisi sekolah masih memprihatinkan, fasilitas kamar mandi yang belum berfungsi, keterbatasan perlengkapan belajar siswa, serta lapangan sekolah yang masih tertutup tanah akibat banjir sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM).

Berdasarkan hasil diskusi dengan Sekretaris Desa Muara Huta Raja, Sadam Simbolon menyampaikan, sekitar 50 warga desa masih bergantung pada bantuan donasi, sementara banyak rumah warga mengalami kerusakan dan belum diperbaiki. Hingga saat ini, kantor desa juga belum beroperasi secara optimal dan belum terdapat rencana pemulihan yang jelas. Namun demikian, pihak desa menyampaikan rencana untuk menggelar musyawarah desa terkait pemulihan pasca bencana. Desa juga telah mengajukan permohonan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan kepda pemerintah setempat. Permohonan ini telah mendapatkan respons dari bupati dan saat ini sedang dalam proses pelaksanaan.

Sebagai bentuk kepedulian, pada Kamis (22/1) pukul 16:00 WIB, USU Peduli menyalurkan bantuan logistik kepada warga desa berupa tiga kardus makanan ringan, empat kardus bumbu instan, dua kardus biskuit, serta 12 lembar sarung. Penyaluran bantuan dilakukan bersama sekretaris desa dan warga setempat.

Rangkaian kegiatan ini juga menghasilkan dokumentasi berupa sketsa desa dan kalender musiman yang menggambarkan kondisi wilayah serta pengalaman warga saat bencana terjadi. Temuan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pemulihan desa dan penentuan prioritas bantuan ke depan, khususnya pada sektor pendidikan dan perbaikan sarana prasarana dasar.

Reporter: Billy Dwy Nugraha Haryono

Berita SDGs 11 SDGs 17